Langsung ke konten utama

Setidaknya Tiap Satu Orang di Dunia Harus Punya Sosok Cho Yong Pil di Hidupnya

                      https://pin.it/1JgDIRTTI

Welcome to Samdal-ri, salah satu drama Korea yang rilis di akhir tahun 2023. Gue baru sempet nonton di April 2024. 

Drama Korea dengan latar kehidupan di pedesaan para pencari rumput laut alias kehidupan yang deket sama pantai. Drama ini sungguh memanjakan mata bagi orang-orang yang nggak sempet buat piknik ke pantai.
Gue tertarik sama satu drama ini karena sering banget dibahas di X, walaupun pada saat itu gua ga ngikutin secara on going drama ini.

Point penting yang gua ambil di drama ini adalah satu sosok yang punya nama "Cho Yong Pil" Sosok laki-laki muda yang pilih tinggal di desa, padahal dia punya 1001 potensi bekerja di kota bahkan di luar negeri. Cho Yong Pil ini punya alesan tersendiri kenapa dia milih tinggal dan bekerja di desa. Tonton aja, asli seru. 

Menurut opini gue, tiap orang di dunia ini setidaknya bisalah punya satu sosok kayak Cho Yong Pil. Orang yang mati-matian berusaha bukan cuma buat satu orang tapi juga banyak orang. Orang yang di mana dia ada, semua orang senang. Orang yang selalu ada di mana kita butuh tempat buat pulang.

Gue sedang membayangkan jadi Cho Sam Dal, di mana menurut gue separuh hidupnya ada di Cho Yong Pil. Mereka tumbuh bersama 3 sahabat lainnya. Tapi ternyata Cho Sam Dal sama Cho Yong Pil lebih dari sekadar itu.

Gue akan bersyukur banget jadi Cho Sam Dal yang punya sosok Cho Yong Pil di hidupnya. Walau alur hidupnya emang terlihat sulit dan kacau, tapi obat kekuatanya Sam Dal itu yaa cuma Cho Yong Pil.

Yong Pil yang selalu ada buat Sam Dal. Yang tahu di mana keberadaan Sam Dal ketika ia lagi bener-bener terpuruk dan hilang kendali. Yang tahu gimana cara ngetreat Sam Dal ketika lagi hilang arah. Yang juga mendengar dengan setia cerita-cerita Sam Dal. 

Cho Yong Pil ini ibarat harta karun yang ga boleh dilepas ketika udah ketemu. Satu sosok yang menurut gue emang harus ada di perjalanan hidup kita. Gue kadang-kadang selalu bayangin jadi Sam Dal, betapa senang dan bahagianya ketika dapet sosok Cho Yong Pil di hidupnya. 

Maka dari itu, gue selalu berdoa semoga tiap-tiap manusia di bumi ini punya sosok Cho Yong Pil di hidupnya. Biar hidupnya bahagia, tapi bukan berarti kebahagiaan kita bergantung sama orang lain. Ini udah beda cerita. Yang terpenting semoga tiap-tiap diri kita dapet sosok Cho Yong Pil di kisah hidupnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Drakor: Prison Playbook "Terima kasih, karena sudah menganggapku sebagai manusia"

                   https://pin.it/6YQFdApNG Buat yang suka drama Korea bergenre komedi, satu judul drama ini pastinya harus masuk list buat ditonton. Gua nggak sengaja nemu drakor ini, awalnya cuma cari referensi di Google, nemulah satu drama ini.  Drama ini berlatar di penjara Korea dengan peran utama seorang atlet baseball yang dipenjara karena membela adiknya dengan menyerang pelaku pelecehan adiknya. Nah ketika kita nonton drama ini, kita serasa dibawa ke kehidupan para narapidana yang ada di penjara Korea. Gua ga expect kalau penjara Korea ternyata sebersih dan senyaman itu. Hahaha, gua ngomong gini bukan berarti pengin di penjara di Korea yaaa. Drama ini berjumlah 16 episode. Tiga episode pertama drama ini, gua akuin sangat sangat membosankan. Kayak drama ini tuh masih bolak balik ke masa lalu Kim Je Hyuk yang menceritakan masa kejayaanya saat main base ball.  Tapi setelah tiga episode berlalu, mulai nih kelia...

Selamat Wisuda, Ternyata Kehidupan Setelah Drama Skripsi Lebih Mencekam dan Menakutkan

https://pin.it/1GxnXmo        Waktu itu dunia rasanya cukup berat perihal skripsi. Dari akhir semester 7 sampai hampir pertengahan semester 8 tanpa progres sama sekali. Malah keasikan kegiatan magang 6 bulan tanpa menyentuh kembali proposal yang telah diseminarkan. Teman-teman sudah mengurus surat penelitian sedangkan aku masih haha hihi shelving buku di perpustakaan. Teman-teman sudah menyusun bab 4 dan 5 sedangkan aku masih mengurus stock opname buku di close reserve .      Jangan ditanya tenang atau tidak, aku sudah mulai tidak fokus dengan magangku selam dua bulan terakhir. Akhirnya dengan pemaksaan yang cukup keras aku mulai bertanya bagaimana memina surat penelitian di fakultas, lalu aku mulai begadang di taman kampus bersama temanku untuk menyusun hasil analisisku. Pusing, ribet, kesal, dan bosan.      Jantung rasanya tremor ketika harus memijak halaman gedung pascasarjana lalu memasuki ruang dosen untuk berkonsultasi. Rasanya m...